Polemik Dua Agama Langit

Judul Buku       : The Cross & the Crescent; Riwayat tentang Perjumpaan Awal Umat Muslim dan Kristen

Penulis              : Richard Fletcher

Penerbit            : Pustaka Alvabet, Jakarta

Cetakan           : I, September 2007

Tebal                : 212 Hlm                                

 

Polemik Dua Agama Langit

Berbicara tentang agama adalah sesuatu yang sakral. Manusia mempunyai keyakinan beragama dengan adanya Tuhan. Ketika manusia dituntut untuk saling berdampingan (baca: bermasyarakat) dengan manusia yang lain meski berbeda agama. Seperti yang kita temukan dalam buku ini. Sebuah relasi dan polemik yang terjadi antara umat Muslim dan Kristen yang terjadi di awal-awal abad Islam lahir sampai abad pertengahan. Richard Fletcer dalam bukunya ini yang berjudul The Cross & The Crescent yang berarti (diterjemahkan, red.) salib dan sabit ini mengulas tentang perjumpaan riwayat awal umat muslim dan Kristen dengan bahasa yang sehat dan berimbang.

Ketika kita membuka lembar demi lembar, bab per bab, buku ini memapaparkan sebuah relasi kedua agama langit itu sejak pasca wafatnya nabi Muhammad SAW hingga saat revolusi di Eropa.

Pada bab I kita akan dibawa pada sebuah sejarah puncak polemik dan perdebatan umat muslim dan Kristen. Diperbingkai dengan “Keturunan Ismail” pembaca akan berpikir keras dalam perspektif yang bukan sebagai juri, penentu menang atau kalah, atau salah benar. Secara deduktif dieksplorasikan dan mengerucut dalam sebuah klimaks permasalahan.

Perjalanan pada bab IV digambarkan kehidupan yang damai dan harmonis berbeda dengan bab-bab sebelumnya. Di sinilah kita akan mengetahui awal perjumpaan antara umat muslim dan Kristen bahwa pada masa itu kedua umat ini mengukir sebuah peradaban, dalam perdagangan dan ilmu pengetahuan. Bahkan digambarkan pula hubungan mereka dalam penaklukan, atau melalui diplomasi, ziarah ke kota suci dan perniagaan yang membawa keduanya dalam jalinan intensif yang mana berlangsung dengan berbagi karya cipta dan para saudagar menjelajahi sepanjang kawasan Mediterania untuk menjual barang-barang dagangan.

Secara eksplisit maupun implisit, tidak terlepas dari sebuah legitimasi personal dalam agama yang diyakini banyak ditemukan perbedaan antara kedua umat muslim ini, sehingga menuai kontraversi dan perselisihan internal. Bahkan pada bab selanjutnya ditemui perselisihan sampai terjadi konflik berdarah dan berkepanjangan.

Umat muslim memandang umat Kristen sebagai kaum yang haus darah. Sebaliknya, umat Kristen mencemooh muslim sebagai kumpulan penganut sekte sesat. Umat Kristen memandang umat Muslim sebagai penakluk. Hubugan antara umat Islam dan Kristen berada dalam bentuk di mana pendirian tidak akan pernah sama dengan apa adanya merek. Keduanya selamnya akan tetap terus untuk mempertahankan prinsip dan keyakinan mereka masing-masing.

Pada bagian penutup, pembaca disuguhkan dengan sebuah review yang singkat dan gamlang perjumpaan awal umat Muslim dan Kristen. Sungguh paparan yang sangat elegan dan sangat berguana, serta memesona. Buku ini sangat cocok untuk siapapun dan kalangan manapun karena buku ini sangat berimbang dan mudah dipahami. Dengan hadirnya buku ini memperkaya buku-buku sejarah agama dan hubungannya dengan agama yang lain. Sungguh buku yang mengagumkan dan membuka mata dunia. Selamat membaca! [Angga Kesuma]

About PoroS online

Menyibak Realita

Posted on 23 February 2008, in RESENSI. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: