Wahai Dosenku…

Wahai Dosenku…

Adakah konsekuensi untuk Dosen yang terlambat atau jarang masuk??

Ketika mahasiswa dituntut untuk datang kuliah tepat pada waktunya dan tidak dipersilahkan untuk masuk atau tidak mendapatkan absensi kehadiran, apakah juga sebaliknya sama berlaku bagi dosen jika terlambat masuk untuk mengajar kuliah atau tidak pernah mengajar. Apakah hukumannya layaknya mahasiswa masih berlaku? Atau karena status “Dosen” sehingga tidak ada konsekuensi untuk itu. terlepas dari itu konsekuensi batin dan nurani sebagai seorang pendidik tidak akan hilang  karena kewajiban dan amanahnya sebagai pendiddik, bukan hanya sebagai pengajar.

Apakah ada dosen yang rela meluangkan waktunya demi mahasiswanya, belajar di luar waktu dan ruang kuliah? Diskusi bersama….

Kami “Mahasiswa” hanya ingin ketika dosen membuat appointment yang sama ketika melakukan hal yang sama kalaupun mahasiswa harus menerima konsekuensi seperti itu dapat diganti di lain hari.

About PoroS online

Menyibak Realita

Posted on 23 December 2007, in SUARA MAHASISWA. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: