Pelayanan BAA Sastra Kurang

Pada saat libur kuliah, pengajuan beasiswa BBPM diselenggarakan kembali di unversitas ahnad dahlan. Salah satu untuk pengajuan beasiswa tersebuat adalah transkip nilai (IPK terakhir). IPK tersebut seharusnya dikeluarkan oleh BAA, ketika saya dan kawan-kawan meminta BAA sastra untuk mengeluarkan IPK terakhir tersebut. Petugas BAA dengan muka kesal dan menggerutu berjanji akan mengeluarkan IPK terakhir beserta tanda tangannya, yang membuat saya bingung, kenapa semua ini dikenai biaya yang tidak sedikit, per orang dikenai biaya Rp 10000, saya jadi sedikit berpikir tapi bukan meganggap bahwa BAA sastra korupsi. Yang menjadi pikiran saya sampai saat ini ialah benarkah prosedurnya seperti itu, kalau bukan seperti itu kenapa setiap mahasiswa meminta trankrip nilai selalu dikenai biaya. Lalu bukannya mengeluarkan transkrip nilai itu sudah tugas BAA, kemudian kenapa.    

Wahidatul jannah, Mahasiswa Sastra 2005

About PoroS online

Menyibak Realita

Posted on 23 December 2007, in SUARA MAHASISWA. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: