pena poros online

11 May 2008

Tips Sukses Kuliah dan Usai Kuliah

Filed under: resensi — penaonline @ 1:25 am

Tips Sukses Kuliah dan Usai Kuliah

Oleh: Yuni Martanti

Lulus SMA, salah. Tidak punya keahlian, salah. Lulus kuliah, juga salah. Kenapa banyak sarjana menganggur?

Bingung! Itulah hal yang sering kerap kali dialami generasi muda yang sekarang sedang menuntut ilmu. Bukankah kian tinggi sekolah akan membuat orang semakin mudah menggapai kesuksesan atau keberhasilannya? Ternyata belum tentu. Kuliah saja tidak cukup tanpa dibarengi dengan sikap dan tindakan yang tepat selama menjalani masa pendidikan.

Tampaknya, sebagian mahasiswa belum menyadari peran dan pentingnya sebagai generasi muda penerus bangsa, pelanjut keluarga, dan untuk hidupnya sendiri. Akibatnya, setelah menjadi sarjana tidak punya pilihan hidup, terpaksa menjadi penganggur. Kenapa banyak sarjana menganggur? Karena mereka tidak sadar bahwa manusia diberi kebebasan untuk memilih. Lalu apa yang harus dilakukan para mahasiswa untuk mengantisipasi masalah tersebut? Itulah tampaknya inti yang ingin diungkap dalam buku Lulus Kuliah Cari Kerja? Kuno! ini.

Semua orang pasti ingin berhasil. Tapi mengapa faktanya tidak semua orang dapat berhasil? Hal itu menjadi perhatian Dodi Mawardi dan menawarkan beberapa solusi cerdas. Menurutnya, ada dua faktor utama penyebab orang tidak berhasil. Pertama, tidak mengetahui cara-cara unuk berhasil. Kedua, sudah tahu bagaimana cara berhasil tetapi tidak menjalankannya (halaman 3).

Ketika sudah tahu cara berhasil, berarti tinggal menjalankannya dengan sungguh-sungguh. Untuk menjalankannya tentu membutuhkan beberapa langkah. Langkah-langkah tersebut terdapat pada bagian I bab 1 buku ini, yang berisi langkah-langkah dasar menggapai sukses. Setelah langkah dasar dicapai, maka bab 2 dari buku ini menguraikan langkah praktis meraih sukses. Selanjutnya, bab 3 membahas langkah taktis menuju puncak.

Selain menguraikan langkah-langkah untuk sukses, penulis juga menampilkan contoh konkrit mahasiswa yang berhasil berbisnis seperti pendiri primagama, pengusaha minyak wangi dan masih banyak lagi. Semua itu dipaparkan dibagian 2 bab 3. kemudian bab 4 mengulas tentang berbagai pilihan hidup buat orang muda. Ada berbagai pilihan usaha mandiri dan professional. Dodi Mawardi juga membandingkan antara memilih usaha mandiri dan menjadi pekerja.

Sebagai orang yang ingin berhasil atau sukses, tentu perlu merenungkan kembali. Banyak kisah yang dapat menjadi pelajaran berharga buat kita. Beberapa cerita yang merupakan kisah nyata dapat menjadi teladan untuk kita dalam menjalani hidup agar berhasil (halaman 127).

Bagaimana jika terpaksa menjadi karyawan? Bagian 4 sekaligus menjadi penutup dari buku ini, menjawab pertanyaan di atas. Penulis berharap, jika menjadi karyawan jadilah karyawan yang dicari-cari perusahaan (head hunter). Mereka yang melamar anda! jika ini yang anda alami, maka bersiap-siaplah menjadi petinggi di perusahaan itu, dengan syarat anda mampu menunjukkan prestasi (halaman 146).

Dengan kandungan yang sarat motivasi dan inspirasi buku tersebut dapat menjadi panduan bagi para mahasiswa yang benar-benar ingin sukses setelah kuliah. Namun, membaca buku ini belum cukup tanpa mempraktikkannya. Baca dan praktikkan !

23 February 2008

Polemik Dua Agama Langit

Filed under: resensi — penaonline @ 8:08 am

Judul Buku       : The Cross & the Crescent; Riwayat tentang Perjumpaan Awal Umat Muslim dan Kristen

Penulis              : Richard Fletcher

Penerbit            : Pustaka Alvabet, Jakarta

Cetakan           : I, September 2007

Tebal                : 212 Hlm                                

 

Polemik Dua Agama Langit

Berbicara tentang agama adalah sesuatu yang sakral. Manusia mempunyai keyakinan beragama dengan adanya Tuhan. Ketika manusia dituntut untuk saling berdampingan (baca: bermasyarakat) dengan manusia yang lain meski berbeda agama. Seperti yang kita temukan dalam buku ini. Sebuah relasi dan polemik yang terjadi antara umat Muslim dan Kristen yang terjadi di awal-awal abad Islam lahir sampai abad pertengahan. Richard Fletcer dalam bukunya ini yang berjudul The Cross & The Crescent yang berarti (diterjemahkan, red.) salib dan sabit ini mengulas tentang perjumpaan riwayat awal umat muslim dan Kristen dengan bahasa yang sehat dan berimbang.

Ketika kita membuka lembar demi lembar, bab per bab, buku ini memapaparkan sebuah relasi kedua agama langit itu sejak pasca wafatnya nabi Muhammad SAW hingga saat revolusi di Eropa.

Pada bab I kita akan dibawa pada sebuah sejarah puncak polemik dan perdebatan umat muslim dan Kristen. Diperbingkai dengan “Keturunan Ismail” pembaca akan berpikir keras dalam perspektif yang bukan sebagai juri, penentu menang atau kalah, atau salah benar. Secara deduktif dieksplorasikan dan mengerucut dalam sebuah klimaks permasalahan.

Perjalanan pada bab IV digambarkan kehidupan yang damai dan harmonis berbeda dengan bab-bab sebelumnya. Di sinilah kita akan mengetahui awal perjumpaan antara umat muslim dan Kristen bahwa pada masa itu kedua umat ini mengukir sebuah peradaban, dalam perdagangan dan ilmu pengetahuan. Bahkan digambarkan pula hubungan mereka dalam penaklukan, atau melalui diplomasi, ziarah ke kota suci dan perniagaan yang membawa keduanya dalam jalinan intensif yang mana berlangsung dengan berbagi karya cipta dan para saudagar menjelajahi sepanjang kawasan Mediterania untuk menjual barang-barang dagangan.

Secara eksplisit maupun implisit, tidak terlepas dari sebuah legitimasi personal dalam agama yang diyakini banyak ditemukan perbedaan antara kedua umat muslim ini, sehingga menuai kontraversi dan perselisihan internal. Bahkan pada bab selanjutnya ditemui perselisihan sampai terjadi konflik berdarah dan berkepanjangan.

Umat muslim memandang umat Kristen sebagai kaum yang haus darah. Sebaliknya, umat Kristen mencemooh muslim sebagai kumpulan penganut sekte sesat. Umat Kristen memandang umat Muslim sebagai penakluk. Hubugan antara umat Islam dan Kristen berada dalam bentuk di mana pendirian tidak akan pernah sama dengan apa adanya merek. Keduanya selamnya akan tetap terus untuk mempertahankan prinsip dan keyakinan mereka masing-masing.

Pada bagian penutup, pembaca disuguhkan dengan sebuah review yang singkat dan gamlang perjumpaan awal umat Muslim dan Kristen. Sungguh paparan yang sangat elegan dan sangat berguana, serta memesona. Buku ini sangat cocok untuk siapapun dan kalangan manapun karena buku ini sangat berimbang dan mudah dipahami. Dengan hadirnya buku ini memperkaya buku-buku sejarah agama dan hubungannya dengan agama yang lain. Sungguh buku yang mengagumkan dan membuka mata dunia. Selamat membaca! [Angga Kesuma]

23 December 2007

PERKEMBANGAN ISLAM DI DUNIA

Filed under: resensi — penaonline @ 5:34 am

PERKEMBANGAN ISLAM DI DUNIA

Judul buku        : SEJARAH ISLAM

Penulis              : Haesham A. Hassaballa dan Kabir Helminski

Penerjemah      : Ira Puspitorini

Penerbit                        : Diglossia, Yogyakarta

Cetakan                       : 1, April 2007

Tebal                : 227

Belakangan ini, semua hal mengenai Islam menjadi pemberitaan hampir semua di media internasional. Kesalahpahaman mengenai ajaran Islam secara tidak langsung memunculkan bibit permusuhan antara umat Islam dan non-Islam. Bagi sebagian orang, terutama di Barat, Islam adalah agama “jahat dan kejam” yang mendukung kekerasan, pembunuhan, sekaligus penindasan terhadap kaum wanita.

Sebagai usaha pencerahan bagi semuanya baik agama Islam maupun non-Islam, buku ini mencoba mengungkapkan apa sebenarnya hakikat dalam ajaran Islam. Buku ini dimaksudkan sebagai semacam panduan sederhana, baik bagi umat Islam maupun non-Islam, yang mencoba mengungkapkan nilai-nilai pokok ajaran Islam.

Haesham A. Hassaballa dan Kabir Helminski menggambarkan ajaran Islam secara umum, membuka wacana tentang pandangan Islam terhadap berbagai hal seperti poligami, gender, dan terutama jihad, yang telah banyak disalah artikan baik oleh umat Islam maupun non-Islam, serta bagaimana Islam memandang berbagai aspek kehidupan lainnya.

Kecintaan penulis terhadap Islam terlihat dalam penggambarkan ringkasan perjalanan Nabi Muhammad SAW, selama beliau berusaha mengajak umat manusia untuk kembali ke jalan yang benar, kembali menyembah Allah Yang Maha Esa. Tindakan, ucapan dan  Nabi Muhammad selalu diingat dan dicatat, yang akhirnya menjadi rujukan ajaran Islam dan menjadi contoh praktek dan spiritualitas Islam. Hal ini  menunjukkan betapa penghargaan beliau terhadap kehidupan sangatlah besar, sehingga tidak mungkin beliau bersifat kejam dan ‘haus darah’ seperti yang pernah dituduhkan beberapa orang kepada beliau.

Buku ini menjelaskan lima pilar agama Islam yang disebut Rukun Islam, dengan penjelasan yang mudah dimengerti. Lima pokok ajaran Islam ini dijelaskan secara gambling. Mulai dari asal–usul, pelaksanaan, hingga berbagai alasan mengapa umat Islam wajib melakukan lima pilar agama tersebut. Begitu pula dengan Rukun Iman, dijelaskan dengan detail memuaskan keingintahuan mengenai esensi sejati Islam dan alasan umat Islam meyakini keenam hal itu.

Penulis juga menuliskan Al-Quran sebagai UUD dalam peradaban Islam modern. Al-Quran menjadi rujukan bagi mereka yang ingin menetapkan keadilan, mengklaim hak-hak mereka, atau hendak membenarkan tindakan-tindakan mereka, serta mencari inspirasi dan ketenangan spiritual.

Beberapa Hadist yang telah diakui kebenarannya juga diungkapkan dalam satu bab khusus, untuk menunjukkan betapa pentingnya peran ajaran Islam dalam membentuk kepribadian manusia yang ideal, kepribadian dengan akhlaqul karimah yang tiada bandingnya di dunia ini.

Selain itu buku ini juga merangkum semua ketakutan tentang kebebasan, jihad dan gender. Dengan bahasa yang penuh kekaguman, buku ini memberikan pencerahan pada apa yang terjadi semenjak lahirnya Islam sampai perkembangannya di masa kini.

Hadirnya buku ini sebagai pemahaman baru tentang sebuah agama yang berkembang sangat pesat di dunia. Sejarah telah mengungkapkan bahwa Islam memberikan kontribusi yang luar biasa besar terhadap kehidupan manusia. [ida]

 

Next Page »

Blog at WordPress.com.